BRMP Gorontalo Ikuti Persiapan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Provinsi Gorontalo
Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Gorontalo, Dr. Sumarni Panikkai, SP, M.Si, menghadiri rapat koordinasi persiapan yang dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026 dan Kamis, 22 Januari 2026. Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo dengan tujuan memantapkan seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Provinsi Gorontalo.
Rapat koordinasi awal pada 10 Januari 2026 dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, didampingi Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Sekretaris Daerah Provinsi Sofian Ibrahim, Ketua DPRD Idrus Thomas Mopili, serta Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjanah Hasan Yusuf. Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir guna memastikan kesiapan teknis dan administratif kegiatan. Selanjutnya, rapat lanjutan pada 22 Januari 2026 kembali dipimpin oleh Gubernur Gorontalo bersama Sekretaris Daerah dan pimpinan OPD terkait untuk memantapkan persiapan akhir pelaksanaan groundbreaking.
Kegiatan Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang semula dijadwalkan pada 7 Januari 2026 mengalami beberapa penyesuaian waktu. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek kesiapan, Pemerintah Provinsi Gorontalo menetapkan 28 Januari 2026 sebagai jadwal pelaksanaan kegiatan. Dalam arahannya, Gubernur Gorontalo menekankan kepada seluruh OPD agar memastikan kesiapan lokasi, termasuk perhatian khusus pada kondisi kontur lahan, akses jalan menuju lokasi, serta ketersediaan jaringan listrik, internet, dan air agar mudah diakses.
Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi direncanakan akan dilaksanakan di Desa Tolongio, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, yang merupakan salah satu titik lokasi program. Pada kesempatan tersebut, Kepala BRMP Gorontalo juga turut serta melakukan peninjauan langsung terhadap tiga titik lokasi kegiatan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Kabupaten Gorontalo Utara pada 10 Januari 2026.
Program ini dirancang untuk membangun rantai nilai industri ayam secara menyeluruh, mulai dari pembibitan hingga pemasaran. Program ini mencakup pengembangan Grand Parent Stock (GPS), Parent Stock (PS), Final Stock (FS), industri pakan, Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), hingga cold storage. Melalui program strategis nasional ini, diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dan subsektor peternakan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak rakyat di Provinsi Gorontalo.